Menahan napas di bawah air membutuhkan ketahanan fisik dan kendali mental yang luar biasa. Aktivitas ini dikenal sebagai freediving atau selam bebas. Sejumlah individu berhasil memecahkan batas kemampuan manusia dan mencatat rekor menahan napas yang menakjubkan. Berikut adalah 5 teratas orang dengan rekor menahan napas terlama di dunia.
1. Aleix Segura Vendrell – 24 Menit 3 Detik
Aleix Segura Vendrell dari Spanyol memegang rekor dunia dalam menahan napas statik dengan bantuan oksigen. Pada 2016, ia mencapai waktu 24 menit 3 detik. Keberhasilan Aleix tidak lepas dari latihan pernapasan dalam dan relaksasi mental yang rutin.
Selain latihan fisik, ia juga sering melakukan meditasi sebelum masuk air untuk meningkatkan fokus. Latihan mental ini terbukti sama pentingnya dengan latihan fisik. Dengan kombinasi keduanya, Aleix berhasil memecahkan rekor dunia.
2. Budimir Šobat – 24 Menit 37 Detik
Budimir Šobat dari Kroasia mencatat waktu 24 menit 37 detik pada 2021 menggunakan bantuan oksigen. Tekniknya melibatkan hiperventilasi terkontrol sebelum menyelam, sehingga tubuh mampu menyimpan oksigen lebih banyak.
Selain itu, Budimir memulai setiap sesi dengan pemanasan mental dan memastikan kadar oksigen tubuh optimal. Banyak freediver mengadopsi metode Budimir sebagai standar latihan karena terbukti efektif. Hasilnya, ia berhasil menaklukkan batas manusia dalam menahan napas.
3. Stéphane Mifsud – 11 Menit 35 Detik
Stéphane Mifsud dari Perancis menahan napas selama 11 menit 35 detik tanpa bantuan oksigen. Rekor ini tetap menjadi pencapaian luar biasa dalam kategori statik alami.
Ia menekankan disiplin latihan dan pengendalian stres sebelum menyelam. Selama berada di air, Stéphane selalu melakukan relaksasi otot dan mengatur napas secara hati-hati. Menurutnya, kemampuan menahan napas lebih bergantung pada mental daripada fisik. Strategi ini membuatnya tetap menjadi legenda freediving.
4. Tom Sietas – 11 Menit 35 Detik
Tom Sietas dari Jerman menahan napas selama 11 menit 35 detik, menyamai rekor Stéphane. Fokusnya terletak pada pernapasan diafragma dan relaksasi otot tubuh sebelum masuk air.
Di sisi lain, Tom juga rutin melakukan latihan pernapasan di darat dan kardio untuk meningkatkan kapasitas paru-paru. Konsistensi dan disiplin membuatnya menjadi salah satu atlet freediving paling dihormati di dunia. Tekniknya bahkan menjadi inspirasi bagi banyak pemula.
5. Goran Colak – 11 Menit 18 Detik
Goran Colak, perenang asal Kroasia, menahan napas 11 menit 18 detik dalam kompetisi statik apnea. Ia memadukan latihan mental dan fisik untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
Selain itu, Goran selalu menekankan pentingnya pemahaman tubuh dan pikiran. Pendekatan ini membantu memaksimalkan kemampuan menahan napasnya. Banyak freediver pemula dan profesional belajar dari tekniknya untuk mencapai hasil maksimal.
Tabel Rekor Menahan Napas Terlama
| No | Nama | Negara | Waktu Menahan Napas | Bantuan Oksigen |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Budimir Šobat | Kroasia | 24 menit 37 detik | Ya |
| 2 | Aleix Segura Vendrell | Spanyol | 24 menit 3 detik | Ya |
| 3 | Stéphane Mifsud | Perancis | 11 menit 35 detik | Tidak |
| 4 | Tom Sietas | Jerman | 11 menit 35 detik | Tidak |
| 5 | Goran Colak | Kroasia | 11 menit 18 detik | Tidak |
Kesimpulan
Rekor menahan napas di air menuntut kedisiplinan, kontrol mental, dan teknik pernapasan yang tepat. Dari Aleix hingga Goran, setiap freediver menunjukkan bahwa latihan fisik dan mental harus seimbang.
Selain itu, penggunaan oksigen memengaruhi kemampuan maksimal menahan napas. Namun, teknik pernapasan, relaksasi, dan fokus mental tetap menjadi kunci utama. Freediving bukan sekadar olahraga; ia mengajarkan kesabaran, fokus, dan penguasaan diri.